Selasa (5/8/2025). Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Regu Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Perkebunan, di Maleo Town Square, Mamuju. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbun Sulbar, Muh. Faizal Thamrin.
Hadir dalam pembukaan, Kepala Bidang, Pejabat Fungsional, staf Disbun Sulbar, serta peserta pelatihan POPT dari beberapa kabupaten, seperti Mamuju, Mamuju Tengah, dan Majene.
Bimtek ini menjadi langkah Disbun Sulbar untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia regu pengendali dalam menangani serangan OPT yang mengancam komoditas perkebunan. Program ini sejalan dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka – Salim S. Mengga (SDK–JSM), khususnya poin pertama: mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Faizal Thamrin, kegiatan ini efektif untuk memperkuat kompetensi dan kesiapsiagaan dalam mendeteksi serta merespons serangan OPT secara cepat dan efisien. Hal ini penting, mengingat serangan OPT dapat menurunkan produksi dan produktivitas hingga 30–40 persen.
“Bimtek ini diharapkan meningkatkan kemampuan regu pengendali dalam mengantisipasi dan mengatasi serangan hama serta penyakit pada komoditas perkebunan, sehingga produksi dan produktivitas meningkat,” ujarnya.
Faizal menambahkan, peningkatan produksi dan produktivitas akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.







