Menu

Mode Gelap
Polresta Mamuju Tahan Seorang Oknum ASN, Pelaku Penipuan dan Penggelapan Uang Rp 135 Juta

Advertorial

Ikuti Rakor Pusat Dan Daerah, Ketua DPRD Sulbar, memastikan kesinambungan antara kebijakan nasional dan kebutuhan riil di daerah.

badge-check


					Ikuti Rakor Pusat Dan Daerah, Ketua DPRD Sulbar, memastikan kesinambungan antara kebijakan nasional dan kebutuhan riil di daerah. Perbesar

Rabu, 4 Februari 2026. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi BaratAmalia Fitri Aras, menegaskan pentingnya kehadiran unsur legislatif daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah guna memastikan kesinambungan antara kebijakan nasional dan kebutuhan riil di daerah.

Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis dalam mengawal implementasi kebijakan nasional agar dapat diterapkan secara tepat, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat di daerah.

“DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara tepat, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat daerah,” ujar Amalia.

Ia menilai Rakor Pusat dan Daerah menjadi momentum penting untuk menyuarakan aspirasi daerah agar terakomodasi dalam perencanaan pembangunan nasional, termasuk bagi Provinsi Sulawesi Barat.

Amalia berharap melalui forum tersebut, komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin solid sehingga program pembangunan yang dirancang benar-benar berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KADIV HUMAS IPMA PASANGKAYU GERAM,DAPUR MBG DI MAMUJU DI JADIKAN SARANG PREMANISME

30 Mei 2026 - 20:23 WITA

Dugaan pengroyokan aktivis Mamuju, PMII Mamuju Tengah angkat suara

30 Mei 2026 - 07:18 WITA

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Tomakaka Mamuju Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026

20 Mei 2026 - 18:47 WITA

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Tomakaka Mamuju Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026

20 Mei 2026 - 18:22 WITA

SEKERTARIS PC PMII MAMUJU MEMBERIKAN PERINGATAN KERAS KEPADA PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT: PEMBAHASAN TAMBANG LOGAM TANAH JARANG HARUS MELIBATKAN MASYARAKAT

15 Mei 2026 - 21:40 WITA

Trending di Advertorial