Menu

Mode Gelap
Polresta Mamuju Tahan Seorang Oknum ASN, Pelaku Penipuan dan Penggelapan Uang Rp 135 Juta

Daerah

14.000 Nelayan dapat Asuransi, Kepala DKP: Itu Pertama Kita Lakukan

badge-check


					14.000 Nelayan dapat Asuransi, Kepala DKP: Itu Pertama Kita Lakukan Perbesar

Mamuju, Baleonews.com -Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Suyuti Marzuki mengungkapkan, pemberian asuransi bagi nalayan merupakan program terbaru.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenaga Kerjaan dalam menjalankan program tersebut.

“Itu first time ya, itu pertama kali kita (lakukan, red) di Sulbar, memberikan kepastian jaminan kesehatan bagi nelayan,” kata Suyuti Marzuki, Selasa, 27 Mei 2025.

Ia juga mengungkapkan, 14.000 nelayan yang mendapat asuransi merupakan jumlah yang cukup besar, meski belum seluruhnya nelayan di Sulbar tersentuh program itu.

“Sesungguhnya nelayan kita ada 74.000, tapi itu 14.000 jumlah yang sangat besar. Tahun ini 14.000, tahun selanjutnya kita berharap, paling tidak sama,” ungkapnya.

Suyuti Marzuki menjelaskan, pemberian jaminan sosial bagi nelayan tetap digencarkan, karena cuaca di terbilang cukup ekstrem dan sudah banyak kasus kecelakaan nelayan. Bahkan ada yang harus bertaruh nyawa.

“Kita berharap nelayan tidak khawatir lagi untuk melaut karena dibekap oleh Pemprov Sulbar,” tutur Suyuti Marzuki.

Advertorial

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KADIV HUMAS IPMA PASANGKAYU GERAM,DAPUR MBG DI MAMUJU DI JADIKAN SARANG PREMANISME

30 Mei 2026 - 20:23 WITA

Dugaan pengroyokan aktivis Mamuju, PMII Mamuju Tengah angkat suara

30 Mei 2026 - 07:18 WITA

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Tomakaka Mamuju Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026

20 Mei 2026 - 18:47 WITA

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Tomakaka Mamuju Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026

20 Mei 2026 - 18:22 WITA

SEKERTARIS PC PMII MAMUJU MEMBERIKAN PERINGATAN KERAS KEPADA PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT: PEMBAHASAN TAMBANG LOGAM TANAH JARANG HARUS MELIBATKAN MASYARAKAT

15 Mei 2026 - 21:40 WITA

Trending di Advertorial