Menu

Mode Gelap
Polresta Mamuju Tahan Seorang Oknum ASN, Pelaku Penipuan dan Penggelapan Uang Rp 135 Juta

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar , Pastikan Keterbiban Timbangan Sawit untuk Lindungi Petani

badge-check


					Komisi II DPRD Sulbar , Pastikan Keterbiban Timbangan Sawit untuk Lindungi Petani Perbesar

Jumat–Sabtu 22–23 Agustus 2025. Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendampingi Komisi II DPRD Sulbar dalam kunjungan kerja memonitor ketertiban tera ulang pada timbangan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah perusahaan di Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah.

Kegiatan ini merupakan langkah cepat Pemprov Sulbar bersama DPRD untuk memastikan proses penimbangan sawit berjalan transparan dan adil, sehingga tidak merugikan petani yang menggantungkan ekonomi dari sektor perkebunan kelapa sawit.

Tim gabungan secara langsung memeriksa kepatuhan perusahaan dalam melakukan peneraan alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Sulbar, Muhammad Najib Ali, menjelaskan bahwa dari hasil monitoring, seluruh perusahaan yang dikunjungi telah melaksanakan tera ulang dengan baik.

“Alhamdulillah, hasil pemantauan kami menunjukkan perusahaan-perusahaan telah patuh dan tertib dalam melakukan tera ulang timbangan mereka,” ungkap Najib.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan segera melakukan pembaruan data pengepul kelapa sawit yang menjadi pemasok perusahaan di Sulbar.

“Langkah ini untuk memperluas jangkauan pengawasan, khususnya terkait ketertiban tera, sehingga rantai pasok sawit dari petani hingga pabrik lebih transparan dan adil,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, menegaskan bahwa kolaborasi antara Dinas Koperindag dan DPRD Sulbar ini sejalan dengan visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mewujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera.

“Kolaborasi ini adalah bukti kehadiran pemerintah dalam memastikan iklim usaha yang sehat sekaligus melindungi hak-hak masyarakat, khususnya para petani,” jelas Masriadi.

Dengan langkah pengawasan ini, DPRD bersama pemerintah daerah berharap sektor perkebunan sawit di Sulawesi Barat dapat terus berkembang secara sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pelayanan Kesehatan Harus Menjamin Kepastian bagi Pasien

15 Juli 2026 - 15:34 WITA

RDP DI DPRD SULAWESI BARAT, GMH SOROTI 750 PEKERJA LUAR SULBAR PADA PROYEK SEKOLAH RAKYAT : PT. Hutama Karya Tidak menjawab tuntutan.

17 Juni 2026 - 23:01 WITA

Kapolresta Mamuju Lebih Baik Mundur Jika Tidak Mampu Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Kader PMII

16 Juni 2026 - 00:14 WITA

FGMM Kecam Proses Hukum Kasus Pengeroyokan Dua Aktivis Mahasiswa dan Pengerusakan Sekretariat Gerakan Vendetta

16 Juni 2026 - 00:06 WITA

AKSI PMII DI KANTOR BUPATI MAMUJU BERAKHIR BENTROK DENGAN APARAT

11 Juni 2026 - 21:32 WITA

Trending di Advertorial