Menu

Mode Gelap
Polresta Mamuju Tahan Seorang Oknum ASN, Pelaku Penipuan dan Penggelapan Uang Rp 135 Juta

Advertorial

Di Rapat Paripurna DPRD Sulbar , Gubernur Ungkap Tekanan Fiskal Daerah

badge-check


					Di Rapat Paripurna DPRD Sulbar , Gubernur  Ungkap Tekanan Fiskal Daerah Perbesar

Senin , 9 September 2025, DPRD Sulawesi Barat menggelar rapat paripurna untuk menyerahkan surat keputusan pimpinan DPRD terkait penyempurnaan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang digelar  itu dirangkaikan dengan penyerahan dan penjelasan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, mengenai nota keuangan dan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam paparannya, Suhardi mengungkapkan adanya penurunan signifikan pada rencana APBD 2026. Anggaran yang semula diproyeksikan Rp2,1 triliun harus disesuaikan dengan kebijakan RAPBN, sehingga hanya berkisar Rp1,6–1,7 triliun.

“Dengan kebijakan pusat yang tidak lagi memberikan DAK fisik, pengurangan DAU 16,5 persen, serta DBH 74,6 persen, memang berat bagi daerah,” jelas Suhardi.

Kondisi tersebut menyebabkan selisih anggaran lebih dari Rp300 miliar. Menurut Suhardi, dampaknya sangat terasa pada kemampuan Pemprov Sulbar dalam menjalankan program pembangunan prioritas.

“Pasti tidak ada lagi banyak program pembangunan yang bisa kita lakukan. Kita ingin bangun jalan, pengentasan kemiskinan, pendidikan, tapi kalau uang tidak ada, apa yang bisa kita lakukan? PAD kita pun hanya sekitar Rp600 miliar,” tegasnya.

Ia menambahkan, ketergantungan Sulbar pada transfer dana pusat yang kini berkurang hingga 25 persen membuat situasi fiskal semakin menantang. Meski begitu, Pemprov Sulbar berkomitmen merumuskan strategi anggaran yang tetap berpihak pada masyarakat di tengah keterbatasan yang ada.

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pelayanan Kesehatan Harus Menjamin Kepastian bagi Pasien

15 Juli 2026 - 15:34 WITA

RDP DI DPRD SULAWESI BARAT, GMH SOROTI 750 PEKERJA LUAR SULBAR PADA PROYEK SEKOLAH RAKYAT : PT. Hutama Karya Tidak menjawab tuntutan.

17 Juni 2026 - 23:01 WITA

Kapolresta Mamuju Lebih Baik Mundur Jika Tidak Mampu Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Kader PMII

16 Juni 2026 - 00:14 WITA

FGMM Kecam Proses Hukum Kasus Pengeroyokan Dua Aktivis Mahasiswa dan Pengerusakan Sekretariat Gerakan Vendetta

16 Juni 2026 - 00:06 WITA

AKSI PMII DI KANTOR BUPATI MAMUJU BERAKHIR BENTROK DENGAN APARAT

11 Juni 2026 - 21:32 WITA

Trending di Advertorial